Lainnya

Pengetahuan Dasar Tentang Google Webmaster

Seperti yang kita ketahui, bahwa Google adalah rajanya mesin pencari online. Mesin pencari Google menjadi tolok ukur penilaian baik buruknya kualitas situs, dimana sumber trafik atau lalu lintas pengunjung natural digantungkan pada sebuah mesin pencari Google. Oleh karena itu, pemilik situs akan berusaha untuk mengotimalkan situs mereka agar dapat dilacak atau terindeks dengan baik oleh googlebot (robot google), dengan harapan situs mereka mendapatkan peringkat yang baik pada halaman hasil pencarian Google.

 

Indexing atau dalam bahasa kita disebut pelacakan, pendataan, atau pengindeks-an, adalah syarat paling utama sebuah situs dapat ditampilkan pada halaman hasil pencarian Google. Dengan Google Webmaster memungkinkan para pemilik situs untuk mendaftarkan situs atau postingan terbaru mereka agar terindeks dengan baik. Dengan bahasa yang sederhana, para pemilik situs dimungkinkan memberitahukan kepada googlebot tentang url situs mereka agar googlebot dapat dengan mudah menemukan situs tersebut.

Google Webmaster Tool

Google Webmaster Tools adalah layanan gratis yang disediakan oleh Google bagi para webmaster atau pemilik situs untuk melakukan pengecekan atau pemeriksaan status pengindeksan dan untukĀ  mengoptimalkan visibilitas situs web mereka. Dengan Google Webmaster Tool, memungkinkan para pemilik situs untuk:

  1. Mengirim, membuat dan memeriksa sitemap atau pemetaan situs
  2. Memeriksa dan mengatur status pengindeksan, dan juga melihat statistik bagaimana googlebot mengakses situs tertentu.
  3. Membuat atau memeriksa file robots.txt, untuk menentukan konten situs mana yang boleh dan tidak boleh di indeks oleh googlebot.
  4. Melihat dan memeriksa daftar halaman eksternal dan internal yang menuju ke url situs tertentu.
  5. Memungkinkan untuk menentukan url domain yang ingin ditampilkan pada halaman pencarian, misalnya menggunakan www di depan nama domain atau tidak.
  6. Melihat kata kunci yang masuk dan mengarah ke situs tertentu dari halaman hasil pencarian.

Google Webmaster sama sekali berbeda dengan Google Analytics yang hanya berfungsi untuk menunjukkan jumlah total trafik dari sebuah situs, terlepas dari mana asal pengunjung yang menuju situs tersebut, semua lalu lintas yang menuju situs akan tercatat pada analitik.

Google Webmaster lebih kompleks namun juga bukan merupakan kewajiban bagi para pemilik situs untuk menggunakannya. Namun, Google Webmaster memberikan penawaran lebih baik guna memudahkan pengguna menemukan situs Anda dan memudahkan mereka untuk dapat mengakses secara keseluruhan isi konten situs hingga sampai bagian terdalam, dengan menampilkan pemetaan situs yang baik.
Hal yang perlu diingat bagi para webmaster dalam membangun situs agar mudah dilacak dan ditemukan, sehingga mendapat peringkat yang baik pada halaman mesin pencari, antara lain harus memperhatikan:

 

  • Tata letak situs dengan membuat hirarki yang jelas. Sehingga setiap halaman pada situs dapat dicapai hanya dengan satu tautan yang statis, untuk memudahkan navigasi pengunjung agar tidak tersesat.
  • Buatlah pemetaan situs. Sitemap atau pemetaan situs sangat penting untuk memudahkan pengunjung menelusuri isi konten hingga bagian paling dalam
  • Perlu diingat bahwa googlebot tidak dapat membaca dan mengenali gambar untuk menampilkan nama, tulisan atau tautan pada isi konten. Sehingga usahakan untuk menghindari penggunaan gambar, kecuali anda memasukan atribut ALT untuk mendeskipsikan gambar, sehingga dapat dikenali dan mudah ditemukan.

 

Google sangat menganjurkan bagi para pemilik situs untuk selalu memeriksa performa situs mereka, termasuk diantaranya kecepatan situs agar pengunjung tidak terganggu (dengan menggunakan alat seperti Page Speed, Yslow, dll), memeriksa kerusakan tautan (broken link) pada situs dan memperbaikinya, memeriksa struktur html dari kesalahan dan sebagainya.

 

Special thanks to : penulis (babeh.id)